Showing posts with label floral. Show all posts
Showing posts with label floral. Show all posts

Saturday, 26 April 2014

GUERLAIN IDYLLE (2009)

Guerlain adalah salah satu rumah produksi parfum yang tertua dan sangat dikenal dengan wewangiannya yang khas. Yang paling terkenal dari produk Guerlain adalah Shalimar. Wangi parfum khas Guerlain adalah klasik dan memberikan kesan misterius yang dalam. Tahun 2009 lalu Guerlain mengeluarkan wewangian yang memiliki ciri berbeda dari yang biasanya dibuat.

Dirancang oleh Thierry Wasser, Guerlain Idylle lahir dengan wangi floral yang feminin. Bagi para perfumista, Guerlain Idylle ini kurang begitu diminati. Tapi bagi saya pribadi, wangi floral inovasi dari Guerlain ini menarik dan cantik. Jika wangi klasik dari Guerlain lainnya seperti Shalimar dikenal sebagai wangi dengan karisma yang tersembunyi serta misterius, Idylle ini memberikan kesegaran dan kelugasan kesan feminin. Wangi Idylle yang bertemakan flora ini banyak dikatakan mirip dengan Sarah Jessica Parker Lovely. Harus saya akui memang demikian, meski wangi mawar dari Idylle lebih mendominasi. Kombinasi bunga yang terdapat dalam Idylle menurut saya juga memiliki kemiripan dengan wangi Gucci Flora (2009).


Ketika pertama kali disemprotkan Idylle memberikan sedikit wangi manis yang kemudian langsung dibalut bunga segar mawar, jasmine, serta lily yang begitu cantik. Idylle memiliki kombinasi aroma teratas mawar Bulgaria, raspberry, lychee, dan freesia. Wangi tengahnya terdapat kombinasi bunga-bungaan seperti mawar, bunga peony, lilac, jasmine, dan bunga lily (lily of the valley). Kombinasi wangi dasarnya terdapat white musk dan patchouli. 


Idylle tersedia dalam EDT dan EDP. Untuk yang EDT sendiri saya pribadi memberikan rating 2 dari skala 1 sampai 5 karena wanginya bisa dibilang sangat tipis dan tidak tahan lama. Untuk versi EDP-nya skala yang saya berikan adalah 3,5 karena cukup tahan lama meski seharian saya pakai wanginya tetap bertahan. Jika disuruh memilih produk favorit Guerlain tentu saja saya akan menjawab Shalimar terutama yang klasik. Lain waktu selanjutnya akan saya review Guerlain Shalimar yang merupakan salah satu favorit saya. Untuk musim ini kesegaran Idylle saya rasa cocok menemani Anda yang gemar bersosialisasi bersama rekan-rekan Anda. Selamat mencoba! ^^



Saturday, 22 March 2014

Wangi Floral - Tuberose (Sedap Malam)

Tuberose yang dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan Sedap Malam merupakan salah satu bunga yang minyaknya sering dijadikan dalam pembuatan parfum. Tuberose memiliki nama latin Polianthes tuberosa dan tergolong dalam tanaman suku Agavaceae. Tanaman ini merupakan jenis tanaman umbi. Wangi tuberose digambarkan sebagai aroma manis dan eksotis.

Wangi bunga ini merupakan salah satu favorit saya yang mengingatkan pada masa kampus saya. Teman - teman kampus saya sering mengatakan wangi bunga ini adalah ciri khas saya. Saya adalah penggemar wangi melati, sedap malam, dan mawar. Tiga wewangian tersebut merupakan salah satu pertimbangan saya dalam memilih parfum. Ketika di kampus dulu saya sering sekali menggunakan wangi dasar sedap malam dan melati sehingga ketika mencium wangi bunga tersebut teman - teman saya sering mengatakan itu adalah aroma saya.

Disebut sebagai Sedap Malam karena bunga ini mekar dan menebar wangi ketika malam hari. Bunga mekar dari rumpun bagian bawah terlebih dahulu. Bunga ini dapat bertahan 5 hingga 10 hari dalam vas bunga. Bunga ini di Indonesia sering dipakai sebagai lambang pernikahan dan dekorasi pengantin. Untuk selanjutnya saya akan menggunakan istilah Tuberose dari pada Sedap Malam untuk mempermudah penulisan. Dalam tradisi Ayurveda, bunga ini digunakan untuk menenangkan batin. Beberapa cerita mengungkapkan bahwa dahulu Suku Aztec menggunakan tuberose sebagai campuran biji kakao, vanila, dan cabai untuk pembuatan minuman yang disebut "minuman para dewa". Para wanita di India membuat karangan bunga dari tuberose yang disebut Maalai untuk persembahan di kuil. Selain untuk parfum, tuberose banyak juga dimanfaatkan sebagai campuran kosmetik.
Bunga ini meskipun dijadikan sebagai bunga identitas Jawa Timur, asal mulanya adalah dari daerah Meksiko. Bunga ini diperkirakan tersebar di India Timur dengan jalur perdagangan melalui Filipina. Dari migrasi tersebut diperkirakan terdapat dua jalur memasuki wilayah Eropa, yang satu melalui Spanyol menuju Languedoc (Perancis) dan melalui Persia kemudian Liguria memasuki Provence (Perancis). Perancis merupakan produsen utama tanaman bunga untuk pembuatan parfum di Eropa. Tuberose mulai tersebar di Indonesia seiring dengan masuknya bangsa Eropa dan Cina ke Indonesia.
Pada mulanya tuberose disebut oleh bangsa Aztec (Meksiko) sebagai omixochitl (bunga-tulang) karena warna putih bunga yang menyerupai lilin. Sebelum Polianthes tuberosa menjadi nama ilmiah, terlebih dahulu dikenal sebagai Hyacinthus indicus tuberosa radice pada tahun 1601, yang artinya tanaman umbi dari India. Disebut tuberose karena merupakan tanaman umbi (tuber), yang kemudian namanya menjadi Polianthes tuberosa dengan asal kata polis (Bahasa Yunani) artinya kota - kota dan anthos yang artinya bunga. Budi daya tuberose sebagai parfum kini banyak dilakukan di daerah Morocco, The Comoros, India, serta Cina. 




Tuberose sebagai parfum dapat memberikan aksen eksotis dan sensual. Penggunaan tuberose sebagai parfum sudah banyak dilakukan sejak awal abad ke-20. Setiap desainer parfum membuat dengan kekuatan konsentrasi yang berbeda - beda sesuai yang diinginkan. Serge Lutens banyak menggunakan jasmine dan tuberose sebagai bahan parfumnya. Serge Lutens Tubéreuse Criminelle dikenal oleh para perfumista sebagai parfum dengan wangi tuberose yang menonjol. Beberapa parfum lain yang menggunakan tuberose sebagai wangi yang dominan diantaranya Chanel Gardénia, Guerlain Jardins de Bagatelle, Guerlain Mahora, Chloé, Christian Dior Poison, Givenchy Amarige, Annick Goutal Gardenia Passion, dan masih banyak lainnya. Sebagai tambahan wangi tuberose pun ternyata terdapat dalam Jean Patou Joy, Balmain Jolie Madame, Hermès Amazone, serta masih banyak produk parfum lainnya

Sumber info :
http://en.wikipedia.org/wiki/Polianthes_tuberosa
http://www.fragrantica.com/news/Tuberose-Flower-Scent-History-and-Perfume-5041.html

Friday, 14 March 2014

Wangi Floral - Mawar

Mawar adalah bunga yang banyak dijadikan sebagai obyek inspirasi dalam berbagai bidang. Lukisan, foto, ilustrasi, ornamen, bangunan arsitektur, perangko, fashion, parfum, bahkan minuman (masih ada banyak lagi sebenarnya kan?). Penggunaan mawar sebagai parfum sudah dikenal sejak lama bahkan di masa kuno. Setiap orang memiliki cita rasa yang berbeda soal aroma parfum kesukaan. Dan saya yakin mawar masih menjadi salah satu aroma favorit sebagai parfum.

Pembuatan parfum mawar dari minyak mawar yang diperoleh dari upaya destilasi. Tidak semua spesies mawar dapat dijadikan bahan utama pembuatan parfum karena ada perbedaan kadar aroma setiap spesies. Mawar dengan spesies R.damascena, centifol ia, sempervirens, serta moschata adalah mawar yang banyak dikenal sebagai bahan dasar aromaterapi. Mawar spesies - spesies tersebut banyak tumbuh di Bulgaria, Turkey, Russia, France, Uzbekistan, Morocco, Egypt, Pakistan, India, Iran, dan Crimea. Dari sekian jenis mawar tersebut mungkin yang paling sering didengar ketenaran aromanya adalah mawar dari Bulgaria.

Mawar Lembah Bulgaria

Pembuatan parfum dengan bahan dasar mawar seringkali dipadukan dengan bahan aroma lain sehingga dapat menghasilkan aroma yang diinginkan. Parfum yang dikenal sebagai parfum termahal dan terkenal di dunia dengan bahan dasar mawar serta melati adalah Joy dari Jean Patou. Selain itu, parfum dengan bahan dasar mawar serta melati yang paling ternama di dunia adalah Chanel No.5. Selain itu juga ada Dior, Yves, Estee Lauder, dan lainnya yang menjadikan mawar sebagai bahan dasar aroma parfumnya.

Parfum aroma mawar pun tidak hanya khusus untuk kaum hawa saja, tapi untuk kaum adam juga. Banyak rekomendasi parfum untuk dicoba bagi pecinta aroma mawar yang terkenal, diantaranya : Annick Goutal Rose Absolue, Serge Lutens Sa Majesté La Rose, Hermès Rose Ikebana, Guerlain Nahéma, Yves Saint Laurent Paris, dan masih banyak lagi. 


 
Saya sendiri penyuka aroma floral. Jadi aroma mawar merupakan salah satu poin plus ketika saya memilih parfum. Untuk parfum desainer memang mahal harganya, tapi soal ketahanan jangan ditanya. Anda bisa mencoba Rose Nuit de Mai dari L'Occitane untuk menikmati aroma mawar Bulgaria eksotis, atau jika ingin harga yang sedikit miring bisa dicoba The Body Shop Atlas Mountain Rose dengan aroma mawar yang segar. Untuk harga yang murah Anda pun dapat menikmati aroma mawar klasik dari Perfumer's Workshop Tea Rose. 

Sebelum membeli parfum, kenali dulu aroma yang tepat untuk Anda. Bahan dasar aromanya. Serta penggunaannya apakah tepat dipakai saat musim kemarau atau musim hujan. Semoga artikel ini dapat membantu Anda.


Sumber info tambahan :
http://en.wikipedia.org/wiki/Rose
http://www.fragrantica.com/notes/Rose-105.html
http://gudang-sejarah.blogspot.com/2011/12/sejarah-parfum.html

Thursday, 13 March 2014

VIKTOR&ROLF FLOWERBOMB EXTREME LIMITED (2013)

Postingan review parfum pertama saya kali ini adalah Viktor&Rolf Flowerbomb Extreme. Dikeluarkan oleh product house Viktor&Rolf yang pada mulanya fokus di bidang fashion. Pertama kali kemunculan parfum ini adalah Flowerbomb di tahun 2005 yang dibuat dalam versi EDP dan EDT. Seri pertama Flowerbomb dikeluarkan di tahun 2005 yang didesain oleh Oliver Polge, Carlos Benaim, dan Domitille Bertier. Ciri khas aroma Flowerbomb adalah bergamout dan teh. Desain botol oleh Fabien Baron yang dibentuk seperti granat dengan motif potongan intan. Untuk Flowebomb Extreme EDP sendiri pada tahun 2006 dikeluarkan sebagai edisi terbatas dengan desain botol yang sama berwarna emas dan memiliki tambahan aroma vanila untuk memberi aksen yang lembut dan powdery. 


FLOWERBOMB 2005

FLOWERBOMB EXTREME 2006
Yang akan saya review kali ini adalah Flowebomb Extreme EDP yang dikeluarkan sebagai edisi terbatas di tahun 2013. Flowerbomb Extreme ini dibuat lebih intens dari versi originalnya agar lebih mewah, bergairah, dan memberi kesan magis. Satu kata ketika pertama kali mencium aroma parfum ini adalah MANIS (sangat manis!). Dengan aroma manis ini, desain botolnya unik berbentuk seperti granat. Botolnya berupa kaca hitam (warna obsidian) yang memberi kesan mewah. 

FLOWERBOMB EXTREME LIMITED EDITION 2013

Aroma yang sangat kentara adalah musk dan amber, yang merupakan komposisi dasar parfum ini. Komposisi aroma yang terdapat di dalam parfum ini terdapat bergamot, teh, bunga limau (orange blossom), jasmine sambac (melati), anggrek, freesia, mawar, amber, musk, patchouli (bunga nilam), serta osmanthus. Bisa dibayangkan manisnya aroma parfum ini dari paduan bunga yang serba manis tersebut. 


Untuk para pecinta aroma manis, parfum ini cocok digunakan untuk pesta agar menambah kepercayaan diri serta kemewahan. Untuk saya pribadi, karena bukan pecinta aroma yang manis, pada awalnya aroma manisnya sangat elegant, tapi lama – kelamaan sedikit membuat pusing kepala. Saya suka kombinasi floralnya tapi aroma manisnya tidak cocok untuk saya. Aroma dasar musk yang terdapat di dalamnya membuat parfum ini lebih kaya dan menyatu ketika terkena di kulit. Karenanya parfum ini aromanya sangat tahan lama.  


Secara keseluruhan, rate yang saya berikan dari skala 1 sampai 5 untuk Viktor&Rolf Flowerbomb Extreme ini adalah 3. Dalam kategori aroma manis, saya lebih memilih Prada Candy atau Yves Manifesto, meski wanginya tidak setahan lama Flowerbomb Extreme ini memang. Semoga review dari saya membantu bagi para penggemar dan kolektor parfum.


PS : Ketahanan parfum ini sangat kuat. Saya memakainya dari pagi hingga petang hari. Dengan tambahan di sore harinya saya sempat nge-gym dulu. Aroma parfumnya masih tetap bertahan meskipun saya sudah mandi keringat setelah fitness.